adinya aku menganggap semua pahlawan itu sama,menolong orang lain, membantu sesama, dan mengajarkan untuk berbuat baik.itu istilah secara umum..
tapi waktu sendiri yang buat aku lelah mncari pahlawan yang sesungguhnya untuk membantu hidupku tapi malah sia-sia semua itu..
Kini ku tahu dan sadar bahwa Pahlawan itu ada didepan mata..
Pahlawan itu adalah ibuku..
"Orang-Orang besar terlahir dari rahim seorang Ibu "
'"Orang-Orang hebat dibesarkan dari kasih sayang seorang wanita yang bernama BUNDA..
kenapa gak terpikirkan olehku..berapa bnyak waktu kusia-siakan hanya untuk mencari yg tak pasti padahal pahlawan itu sangat dekat dihadapanku..
memang terdengar sepele, tapi pengorbanannya sungguh sangat besar..tak ada satupun makhluk sanggup mengalahka pesona seorang wanita yang bernama "IBU"..
masih i8ngat dalam benakku,
tangan kecil ini yang sewaktu dulu pernah mengusap airmatanya kini malah mengacuhkannya..
Kata-kata ini yang sewaktu kecil berucap dengan lembut dan terbata-bata memanggil kata" bunda" kini malah berani membentaknya..
Langkah kaki ini yang tak bisa pisah darinya kini malah dengan mudah meninggalkannya karena urusan yang tak terlalu penting..
aku ingin semua waktu kecil itu terulang kembali, saat mata terpejam di pangkuanmu, Engkau bercerita tentang masa kecilku, engkau berikan aku belaian kasih sayang mu yang sampai saat ini masih aku rasakan..
TAPI sekarang...
Sungguh teganya diriku yang mengacuhkanmu dan tak menghiraukan perkatanmu bunda..
sekarang...
Aku lebih mementingkan teman-temanku dibandingkan dirimu..
lebih perhatian kepada kekasihku dibanding perhatian terhadapmu..
Aku memang manusia bodoh yang menyia-nyiakan kehadiranmu..
padahal engkaulah berlian kasih sayang yang tak terhapus waktu dan zaman..
TUHAN..
Andai waktu tercipta kembali untukku..
Aku ingin tak ada airmata di pipinya..
karena aku tak ingin melihatnya bersedih,,
TUHAN..
Andai tercipta 1000 tahun lagi untukku..
Aku ingin membalas semua jasanya,,
meski ku tahu jasa seorang Ibu tidak bisa terbalaskan oleh apapun..
TUHAN ...
Panjangkanlah umurnya..
Janganlah dulu Engkau mengambilnya karena diriku belum bisa membuatnya bangga..
Bunda..
Keriput dipipimu tak mengurangi kecantikanmu dihadapanku..
Kecantikan dirimu terpancar oleh hatimu..
satu wajah yang tak mungkin bisa aku lupakan..
karena cinta dan sebuah kasih sayangnya...
sempat aku berpikir..
mengapa ada IBU kota tetapi tak ada bapak kota..
mengapa ada kata Ibu jari tetapi tak ada bapak jari,,
atau yang lebih istimewa, orang menciptakan HARI IBU tetapi tak ada HARI AYAH..
karena itulah istimewanya seorang ibu..
"SURAT UNTUKMU aNAKku"
Anakku, mungkin aku bukanlah seorang ibu yang bisa kau banggakan tapi janganlah kau hina atau caci maki aku..
mungkin kulitku telah keriput dan tak bisa berbuat banyak untukmu tapi janganlah kau tinggalkan aku seorang diri,,
SAat kau belajar berjalan , aku tak mengeluh untuk menuntunmu agar kau kembali berlatih..
Aku ingin disaat tua ku ini kau tak mengeluh saat menuntunku untuk berjalan karena kaki ini terasa kaku untuk melangkah..
dahulu, kau bercerita kepadaku tentang mainanmu dan teman-temanmu di sekolah ..
kini aku ingin bercerita padamu Nak, maka dengarkan ceritaku dan jangan kau tinggalkan aku..
Apakah kau ingat saat kau kecil..
Aku selalu mengejar-ngejar dirimu karena kamu tidak mau mandi..
aku harap kamu bisa bersabar denganku ketika aku selalu rewel..
Ini semua bagian menjadi tua..
suatu saat nanti kau un akan mengerti.
Aku tau kamu sibuk dengan pekerjaan mu..
tapi berikan aku sedikit waktu untuk bersamamu..
anakku, dihari terakhir ku nanti, saat aku memejamkan mata..
aku ingin kau disampingku untuk memegang erat tanganku dan membelai rambutku dengan kasih sayangmu agar ketika aku bertemu sang Maha Pencipta , aku akan berbisik pada Nya agar selalu memberikan berkah kepadamu..
karena kamu mencintai Ibumu..
Ibu..Pahlawanku didalam hidupku..
tapi waktu sendiri yang buat aku lelah mncari pahlawan yang sesungguhnya untuk membantu hidupku tapi malah sia-sia semua itu..
Kini ku tahu dan sadar bahwa Pahlawan itu ada didepan mata..
Pahlawan itu adalah ibuku..
"Orang-Orang besar terlahir dari rahim seorang Ibu "
'"Orang-Orang hebat dibesarkan dari kasih sayang seorang wanita yang bernama BUNDA..
kenapa gak terpikirkan olehku..berapa bnyak waktu kusia-siakan hanya untuk mencari yg tak pasti padahal pahlawan itu sangat dekat dihadapanku..
memang terdengar sepele, tapi pengorbanannya sungguh sangat besar..tak ada satupun makhluk sanggup mengalahka pesona seorang wanita yang bernama "IBU"..
masih i8ngat dalam benakku,
tangan kecil ini yang sewaktu dulu pernah mengusap airmatanya kini malah mengacuhkannya..
Kata-kata ini yang sewaktu kecil berucap dengan lembut dan terbata-bata memanggil kata" bunda" kini malah berani membentaknya..
Langkah kaki ini yang tak bisa pisah darinya kini malah dengan mudah meninggalkannya karena urusan yang tak terlalu penting..
aku ingin semua waktu kecil itu terulang kembali, saat mata terpejam di pangkuanmu, Engkau bercerita tentang masa kecilku, engkau berikan aku belaian kasih sayang mu yang sampai saat ini masih aku rasakan..
TAPI sekarang...
Sungguh teganya diriku yang mengacuhkanmu dan tak menghiraukan perkatanmu bunda..
sekarang...
Aku lebih mementingkan teman-temanku dibandingkan dirimu..
lebih perhatian kepada kekasihku dibanding perhatian terhadapmu..
Aku memang manusia bodoh yang menyia-nyiakan kehadiranmu..
padahal engkaulah berlian kasih sayang yang tak terhapus waktu dan zaman..
TUHAN..
Andai waktu tercipta kembali untukku..
Aku ingin tak ada airmata di pipinya..
karena aku tak ingin melihatnya bersedih,,
TUHAN..
Andai tercipta 1000 tahun lagi untukku..
Aku ingin membalas semua jasanya,,
meski ku tahu jasa seorang Ibu tidak bisa terbalaskan oleh apapun..
TUHAN ...
Panjangkanlah umurnya..
Janganlah dulu Engkau mengambilnya karena diriku belum bisa membuatnya bangga..
Bunda..
Keriput dipipimu tak mengurangi kecantikanmu dihadapanku..
Kecantikan dirimu terpancar oleh hatimu..
satu wajah yang tak mungkin bisa aku lupakan..
karena cinta dan sebuah kasih sayangnya...
sempat aku berpikir..
mengapa ada IBU kota tetapi tak ada bapak kota..
mengapa ada kata Ibu jari tetapi tak ada bapak jari,,
atau yang lebih istimewa, orang menciptakan HARI IBU tetapi tak ada HARI AYAH..
karena itulah istimewanya seorang ibu..
"SURAT UNTUKMU aNAKku"
Anakku, mungkin aku bukanlah seorang ibu yang bisa kau banggakan tapi janganlah kau hina atau caci maki aku..
mungkin kulitku telah keriput dan tak bisa berbuat banyak untukmu tapi janganlah kau tinggalkan aku seorang diri,,
SAat kau belajar berjalan , aku tak mengeluh untuk menuntunmu agar kau kembali berlatih..
Aku ingin disaat tua ku ini kau tak mengeluh saat menuntunku untuk berjalan karena kaki ini terasa kaku untuk melangkah..
dahulu, kau bercerita kepadaku tentang mainanmu dan teman-temanmu di sekolah ..
kini aku ingin bercerita padamu Nak, maka dengarkan ceritaku dan jangan kau tinggalkan aku..
Apakah kau ingat saat kau kecil..
Aku selalu mengejar-ngejar dirimu karena kamu tidak mau mandi..
aku harap kamu bisa bersabar denganku ketika aku selalu rewel..
Ini semua bagian menjadi tua..
suatu saat nanti kau un akan mengerti.
Aku tau kamu sibuk dengan pekerjaan mu..
tapi berikan aku sedikit waktu untuk bersamamu..
anakku, dihari terakhir ku nanti, saat aku memejamkan mata..
aku ingin kau disampingku untuk memegang erat tanganku dan membelai rambutku dengan kasih sayangmu agar ketika aku bertemu sang Maha Pencipta , aku akan berbisik pada Nya agar selalu memberikan berkah kepadamu..
karena kamu mencintai Ibumu..
Ibu..Pahlawanku didalam hidupku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar